SEJARAH SEARCH ENGINE GOOGLE DAN YAHOO
1. Google
Bagi semua peselancar internet, Siapa yang tidak kenal Google? jika ada mungkin hanya fokus membuka website tertentu dan tidak berusaha mencari informasi dari berbagai web.
Google merupakan search engine (mesin pencari) yang paling tersohor
di dunia internet selain search engine lain seperti altavista.com, yahoo, dll.
Kata Google muncul akibat kesalahan pengetikan dalam pendaftaran
domain yang awal mula adalah kata googol yang diciptakan oleh Milton Sirotta
seorang ahli Matematika AS dalam menyebutkan bilangan angka 1 dengan 100 angka
0 (nol) dibelakangnya atau bisa dengan istilah 10 pangkat 100 yang dimaksudkan
untuk menunjukkan bahwa di Google ada banyak sekali informasi yang hampir “tak
terhitung” banyaknya.
Google juga lahir dari suatu kisah unik pertemuan tidak sengaja
antara dua orang yang tertarik dengan dunia IT. dua orang tersebut adalah Larry
Page Alumnus Univ. Michigan berusia 24 tahun dan Sergey Brain berusia 23 tahun.
mereka saat itu masih mahasiswa S2 di Universitas Stanford. Keduanya bertemu
dalam suatu perjalanan untuk menikmati liburan akhir pekan, dimana saat itu
Sergey Brain menemani Larry berkeliling. Dalam perjalanan, mereka berdua saling
berdiskusi masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.

(foto Sergey Brin dan Larry Page)
Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi
dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub Project karena memiliki
sistem yang melakukan pengecekan backlink untuk memperkirakan tingkat penting
tidaknya sebuah situs. Pada saat itu sebuah Search Engine kecil bernama Rankdex
juga sedang melakukan penyelidikan yang sama. Namun karena mengalami
kemunduran, mereka berdua berniat menjual backrub project, tapi ditolak. Karena
tidak bisa dijual, mereka menginginkan nama baru untuk mesin mereka. Awalnya
mereka menginginkan nama googol untuk search engine barunya. Setahun kemudian
pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub/Googol.
Saat mereka akan membeli domain, ternyata terjadi kesalahan dalam pengetikan
dan berubah menjadi kata Google. Akhirnya search engine buatan mereka digunakan
oleh Stanford University di google.stanford.edu.